5 Hal Penting Yang Diperhatikan Dalam Studi Kelayakan Perumahan.

21 Aug

5 Hal Penting Yang Diperhatikan Dalam Studi Kelayakan Perumahan.

Studi kelayakan perumahan adalah suatu hal yang akan dilaksanakan oleh pihak terkait untuk mampu mendapatkan perhatian dari investor yang ke depannya akan membantu dalam mewujudkan suatu perkembangan yang pesat atas bisnis yang anda bangun. Tentunya, untuk melakukan tindakan studi kelayakan perumahan ini ada beberapa hal riset pasar yang wajib untuk dipertimbangkan dan dalam hal ini keseluruhannya tersaji dalam beberapa point berikut ini :

1. Mengecek status lokasi perumahan

Dalam memperhitungkan permasalahan studi kelayakan perumahan ini salah satu hal yang paling penting yang sudah sepatutnya dipertimbangkan konsultan manajemen adalah memastikan suatu tanah yang nantinya akan dibangun perumahan. Dengan kata lain, pastikan tanah tersebut telah mendapatkan izin oleh pihak RTRK (Rencana Tata Ruang Kota). Yang artinya, tanah tersebut wajib telah mendapat izin dari pihak RTRK (Rencana Tata Ruang Kota). Ketika anda membiarkan hal tersebut pada saat akan membangun suatu perumahan, maka resiko yang anda akan dapatkan adalah pengurusan bangunan jika memang anda tidak memastikan status tanah dalam melaksanakan tindakan studi kelayakan perumahan tersebut. wajib diketahui, selain melaksanakan tindakan yang demikian ini, maka andapun juga harus mempertimbangkan surat tanah, jalur masuk lokasi dan lain sebagainya.

2. Turun ke lapangan guna menelaah kondisi geografis

Tahap selanjutnya adalah dengan mencoba untuk melaksanakan survey atas lokasi geografi untuk melakukan feasibility study perumahan. Dengan kata lain, kegiatan yang demikian ini akan membantu anda dalam melakukan perencanaan biaya yang ke depannya akan mendapatkan hasil atas perkiraan biaya yang sesungguhnya. Dalam studi kelayakan perumahan ini yang harus dicari tahu yaitu ketersediaan jaringan listrik, ketersediaan air bersih hingga jaringan telepon.

3. Tentang kompetisi harga

Selain kondisi lapangan hingga tempat, dalam studi kelayakan perumahan, anda juga harus mempertimbangkan mengenai permasalahan kompetisi harga. Cara ini dibuat dengan mencoba untuk terjun ke lapangan dan melakukan survey langsung atas harga jual yang berlaku di sekitar lokasi perumahan yang akan anda bangun. Tentunya, perihal ini dapat ditentukan dengan beberapa point yang mencangkup spesifikasi instalasi listrik, sanitasi, pondasi, jaringan telepon, luas jalan yang ada di lingkungan sekitar dan masih banyak lainnya. seluruh ini dapat dijelaskan lebih jauh pada studi kelayakan perumahan.

4. Membuat rancangan site plan

berhubungan tentang studi kelayakan perumahan yang membicarakan tentang masalah site plan, hingga anda akan diajak dalam menentukan masalah tentang pembagian lahan yang nantinya akan digunakan untuk kavling maupun untuk fasilitas umum. Sebaliknya untuk mempermudah proses perizinan yang nantinya akan dilakukan di depan, sehingga secara umum kavling ini dibatasi sampai 70% sedangkan yang 30% digunakan untuk fasilitas umum. Selanjutnya, maka anda akan menentukan style bangunan yang nantinya didirikan di atasnya dengan tetap memperhatikan kebutuhan kavling dan lahan terbuka yang masing-masingnya 50%.

5. Menentukan spesifikasi material untuk bangunan

Masih berkaitan dengan studi kelayakan perumahan, bahwa pada awalnya, perihal lain yang harus dipertimbangkan adalah permasalahan material yang digunakan. Di dalam masalah ini, dengan memperhitungkan semua biaya, maka pihak yang membangun rumah akan mampu dalam mencermati biaya yang akan digunakan untuk produksi untuk tiap perumahan yang sudah siap untuk ditinggali. dalam kata lain, disebutkan bahwa suatu perumahan memiliki 40% dari harga pokok produksi.

Dalam studi kelayakan perumahan, ada beberapa hal yang patut untuk dipikirkan kembali oleh pihak pelaksana yang mana perihal ini tidak hanya berkaitan dengan lima point di atas saja. Tentang perizinan proyek dan biaya operasional serta management harus menjadi reaksi tersendiri untuk bisa mendapatkan kalancaran dipandang dari segi finansial atau keuntungan yang didapat diakhir. Tanpa adanya feasibility study yang demikian ini, maka bisa dikatakan rancangan pembangunan anda akan mengalami kendala di pertengahan.