8 Cara Musnahkan Bau Busuk Kaos Kaki

28 Jul

8 Cara Musnahkan Bau Busuk Kaos Kaki

Seiring berubahnya suhu di siang bolong, terlebih ketatnya pekerjaan keseharian acap menyebabkan tubuh mengeluarkan keringat. Tak sebatas tubuh yang berkeringat, kaki yang terbungkus menggunakan sepatu saja turut mengeluarkan keringat juga saat banyaknya kegiatan itu.

Keringat yang mengalir dari kaki tak sedikit menyebabkan kaos kaki kita menghasilkan bau busuk. Bau busuk tersebut pasti akan mengakibatkan kurang percaya diri bila sedang bertempat di antara khalayak umum ditemani kawan.

Sejatinya, aroma kaos kaki yang tidak enak tersebut tidak saja berawal dari keringat yang menetes. Aroma tersebut dapat pula dikarenakan dari minimnya pertukaran udara yang keluar-masuk. Kurangnya sirkulasi udara menimbulkan bakteri ikut menunggangi keringat yang tidak bisa menguap.

Nah untuk mengatasi kaos kaki agar tidak bau, simak tips di bawah ini.

1. Pilih Kaos Kaki Berbahan Lembut

Pastikan kaos kaki yang kita pakai adalah kaos kaki yang berbahan kain lembut karena dengan tekstur yang lembut ini akan dengan mudah menyerap keringat.

Jika Anda menyukai sepatu yang tertutup, sangat disarankan untuk mengenakan kaos kaki yang terbuat dari bahan lembut, seperti kain katun, spandex ataupun kain sutera.

2. Jangan Pakai Kaos Kaki Ketika Kaki Mengalami Kelembaban.

Keadaan kaki yang lembab menjadi sasaran empuk bagi bakteri yang ikut bersemayam. Pastikan saat memakai kaos kaki, jangan sampai kaki Anda sedang dalam kondisi lembab. Nantikan hingga kaki kita tidak basah lalu kenakanlah kaos kaki.

3. Kenakanlah Sepatu Berukuran Besar Serta Memiliki Celah

Apabila ingin mengenakan sepatu, pastikan sepatu yang Anda gunakan tidak terlalu ramping. Sepatu yang terlalu kecil mengakibatkan sulitnya sirkulasi udara yang keluar-masuk.

Efeknya, keadaan kaki jadi hampa udara serta mengakibatkan keluarnya keringat. Kenakanlah sepatu yang berukuran besar serta mempunyai sejumlah rongga supaya pertukaran udara menjadi lancar.

4. Cuci Kaki Menggunakan LEMON TEA atau AIR GARAM

Fungsi lemon tea tidak sebatas untuk dikonsumsi saja, tetapi juga menyimpan kegunaan lainnya dalam menghilangkan mikroba. Mirip halnya seperti garam.

Bukan sebatas berfungsi dalam melezatkan sajian, dari lemon tea maupun garam itu lumayan efektif dalam mengusir bau kaki yang busuk. Kaki yang memiliki bau tidak enak past lama-kelamaan berakibat pada bau kaos kaki yang kita kenakan ya kan?

Maka dari itu, agar menjaga kaos kaki supaya tidak berbau tidak sedap, lakukan perendaman pada kaki Anda dengan rendaman air yang dicampuri dengan garam atau teh bekas dengan tambahan lemon tea.

Rendam kaki selama sekitar 20 menit. Air garam tersebut berfungsi untuk mengusir kutu air dan mengilangkan bau pada kaki.

Laksanakan secara rutin setidaknya seminggu satu kali. Apalagi jika Anda termasuk orang yang menggunakan sepatu dengan waktu yang cukup lama. Rajin-rajinlah menggunakan metode rendam kaki dengan garam ataupun lemon tea tersebut secara terjadwal.

5. Bersihakn Kaos Kaki dengan Terjadwal

Mencuci kaos kaki sebenarnya sangatlah mudah. Anda cukup merendamnya dengan detergen selama tiga puluh menit supaya bau serta bakterinya hanyut.

Biarkan direndam pada suhu air sekitar tiga puluh derajat celcius. Hindari penggunaan air hangat supaya kaos kaki tidak mengempis bahkan menjadi memanjang.

Seusai direndam, bersihkanlah dengan pelan pada semua permukaan kaos kaki, hindari melakukan pemelintiran supaya tidak mengacaukan karet kaos kaki. Sesudah dicuci, panaskan hingga benar-benar kering pada tempat yang terbuka.
Jika ingin mencuci dengan mesin cuci, pastikan jangan gunakan mesin pengering karena karet kaos kaki akan beresiko rusak jika kaos kaki tersebut terpapar panas.

6. Rendam Kaos Kaki dengan Pewangi Alias Softener

Kalau kaos kaki usai dibersihkan, rendam kaos kaki itu dengan pewangi alias softener. Pewangi alias pelembut ini berfungsi sebagai pelembut sekaligus memberikan bau wangi yang sifatnya tahan lama.

Dijamin kaos kaki yang kita gunakan akan wangi sepanjang hari. Akan tetapi wangi dari softener ini tidak akan bertahan lama, jika penggunaan sepatu tersebut begitu sempit dan tidak memiliki rongga udara untuk bersirkulasi.

7. Jemur Kaos Kaki Dengan Posisi Dibalik Serta Jemur Sampai Mengering

Setelah ditenggelamkan pada air yang didalamnya terdapat pewangi alias pelembut, panaskan secara dibalik. Permukaan dalam kaos kaki diputar ke luar, lalu sisi luar diputar ke dalam.

Cara pemanasan itu bermanfaat dalam memelihara sablon dari kaos kaki kita supaya tidak segera terlepas. Jangan lupa untuk menjemur kaos kaki sampai betul-betul kering.

Jika kaos kaki masih lembab dan belum kering benar, usahakan untuk tidak digunakan. Kaos kaki yang belum kering ketika digunakan hanya akan menimbulkan bau yang tidak enak.

Tidak mau kan, orang-orang di sekitar terganggu dengan bau kaos kaki Anda?

8. Jangan Penggunaan Kaos Kaki Diatas Satu hari

Kaos kaki yang Anda gunakan sebaiknya jangan sampai dipakai lebih dari satu hari.

Rajin-rajinlah mencuci kaos kaki secara rutin. Pakai kaos kaki secara bergantian supaya mencegah kotoran bau keringat yang meresap.
Seringlah mengganti kaos kaki serta atur jadwal membersihkannya tidak sebatas dalam menghindari kaos kaki agar tidak berbau, akan tetapi juga berguna dalam merawat kebersihan kaki.

Itulah cara yang dapat Anda tiru dalam mengantisipasi supaya kaos kaki yang Anda kenakan tidak berbau lagi. Aroma tidak enak di kaki justru akan mengurangi relasi kita dalam pergaulan bersama teman-teman. Mari senantiasa membersihkan kaos kaki kita supaya tidak berbau busuk. Jangan lupa baca juga diĀ harga kaos oblong polos per lusin.