Bocah di Blitar Jadi Korban Kekerasan Tetangganya

7 Aug

Bocah di Blitar Jadi Korban Kekerasan Tetangganya

Bocah di Blitar Jadi Korban Kekerasan Tetangganya. Menurut keterangan ayah korban murtadji sore itu sekitar pukul 15.00 supani yang masih tetangga Faridatul meminta ijin mujirah ibu faridatul untuk mengajaknya ke rumah anaknya karena selama ini gadis kelas 3 sd ini sudah akrab dengan supani dan anggap sebagai cucunya sendiri maka orang tuannya mengijinkanya.

Dari hasil visum diperoleh kepastian bahwa faridathul khosnah tewas akibat kehabisan nafas
Besar kemungkinan korban dibungkam mulutnya dengan tangan dan saat melakukan perlawanan korban sempat dipukul dibeberapa bagian tubuhnya namun pada diri gadis kecil ini tidak ditemukan unsur pemerkosaan sebab selaput dara korban masih utuh.

Awalnya polisi sangat kesulitan mengungkap kematian dua warga kalipucung ini ada dugaan diduga suapani mengahbisi faradatul dengan meberikan racun dan setelah itu dirinya mengakhiri hidupnya dengan gantung diri namun polisi sempat meminta keterangan beberapa saksi untuk mengungkap kemungkinan pembunuhan oleh pelaku ketiga

Setelah melakukan beberapa kali olah t-k-p dan meminta keterangan beberapa saksi akhirnya polisi memastikan bahwa pelaku pembunuhan faridathul khosnah adalah supandi alias goni setelah melakukan pembunuhan itu supandi lalu mengakhiri hidupnya.

Kesimpulan ini dikuatkan perilaku supandi sebelum kejadian itu yang meminta agar datul dapat diadopsi menjadi anak pungutnya tentu saja permintan ini ditolah pihak keluarga sementara itu dari keseharian supandi juga sangat tidak harmonis dengan istrinya keluarga ini terlihat sering cek cok hanya karena masalah-masalah sepele

Meski telah dapat menyimpulkan penyebab kematian kedua korban tersebut hingga kini belum dapat terungkap apa motif dibalik kasus pembunuhan yang dilakukan supandi kalau memang persoalan rumah tangganya.

Kenapa harus datul yang menjadi korban namun bila masalahnya adalah karena keinginannya mengadopsi yang ditolak kenapa datul harus dibunuh. Misteri kematian dua nyawa ini masih tidak terjawab hingga kini.

Dua bocah kakak beradik di blitar jawa timur kemarin malam tertimpa tiang tembok teras rumahnya saat bermain ayunan. Si kecil tewas mengenaskan sedang kakaknya menderita patah kaki.

Diah halimatus syakdiyah bocah berusia 8 tahun masih tergolek lemah di rumah sakit syuhada haji blitar.