Kontraktor Kubah Masjid di Jayapura Papua

Kontraktor Kubah Masjid di Jayapura Papua 17 Aug

Kontraktor Kubah Masjid di Jayapura Papua

Kontraktor Kubah Masjid di Jayapura Papua

Kontraktor Kubah Masjid di Jayapura Papua

Saat jalan santai di pagi hari, seorang pemuda melewati sebuah jalan yang ramai akan orang bersiap-siap pergi berkebun. Para orang-orang ini berkumpul mulai usia muda hingga yang tua. Sepertinya orang-orang tersebut sedang menunggu jemputan untuk mengangkutnya ke kebun yang mereka akan kerjakan. Mereka saling mengobrol satu sama lain. Saat seorang pemuda ini melewati salah satu segerombolan orang dia mendengar ada suara yang mengatakan bahwa sang majikan adalah kontraktor kubah masjid di Jayapura. Salah satu diantanya ada yang menyambung lagi iya beliau seorang kontraktor. Seorang pemuda ini tetap jalan samping segerumbulan orang.

Tidak begitu jauh dari segerumbulan orang pertama tadi. Seorang pemuda melihat ada truk yang mengahmpiri orang-orang tersebut. Para laki-laki dan perempuan di angkut secara bersamaan dengan sebuah truk tersebut. Seorang pemuda hanya bisa melihat dari kejauhan dan kemudian melanjutkan perjalanannya kembali. Tiba-tiba bertemu lagi dengan segerumbulan orang yang sedang naik truk pula. Di bagian belakang bodi truk ada tulisan kontraktor kubah masjid. Salah satu dari mereka juga ada yang bertanya kepada pak sopirnya apakah ini mengangkut ke kebun pak Salim kontraktor kubah masjid Jayapura. Dan pak sopir terlihat menganggukkan kepalanya. Sudah dua kali seorang pemuda ini melihat segerumbulan orang yang pergi ke kebun kontraktor saat pagi itu. Kemudian dia melanjutkan perjalannya. Sekitar satu setengah kilo meter ada rumah besar bercat putih. Di samping rumah tersebut terlihat banyak truk-truk yang berpakir. Setelah pemuda ini dekati ternyata dia seorang bengkel bodi truk disana. Hal ini yang menarik kaki pemuda tersebut mendekati tempat ini.

Saat datang ke rumah besar tersebut, ada seorang laki-laki separuh baya yang sedang duduk di teras rumahnya. Dia duduk di kursi goyang dengan di temani secangkir the dan beberapa jenis makanan ringan lainnya. Melihat ada orang pemuda tersebut mampir menghampiri bapak tersebut. Sang bapak yang mengetahuinya langsung memintanya untuk duduk disampingnya dan menawari pemuda ini berbagai makanan yang ada disampingnya. Beliau bertanya siapakah dirinya. Pemuda ini mengaku dia baru pindah dari Sofifi tinggal di sekitar dua kilo meter dari sini. Pemuda ini juga penasaran dengan orang-orang yang mereka lihat tadi. Pemuda ini menceritakan bahwa dia tadi melihat segerumbulan orang naik truk pergi ke kebun namun kok membicarakan pak Salim sang kontraktor kubah masjid. Bapak tersebut mengatakan bahwa yang pemuda ini lihat dan dengar memang benar. Warga sekitar situ suka berkebun di tempat bapak salim yang bekerja sebagai kontraktor kubah masjid  karena gaji yang mereka dapat lebih besar dan kebunnya luas. Bapak tersebut juga mengaku bapak Salim sering datang ke rumahnya untuk memperbaiki truk dan menambahkan tulisan kontraktor kubah masjid  di bodi belakang truk-truk miliknya. Setelah mengobral lama pemuda ini melanjutkan perjalanannya.